Home / Pusat Studi / CUID

CUID

Centre of Excellence in Urban Infrastructure Development

(CUID)

(Pusat Studi Pengembangan Infrastruktur Kota)

 

 Pusat Studi ini dibentuk oleh REKTORAT sebagai respon terhadap kebutuhan mewadahi penelitian-penelitian terkait Pengembangan Infrastruktur Kota dan sebagai dasar permohonan bantuan beasiswa Presidential Scholarship bersama dengan CoE Small and Medium Enterprise. World Bank memberikan beasiswa untuk studi doktoral bagi dosen Unpar dengan harapan tenaga-tenaga tersebut untuk mengisi CoE CUID dan CoE SME.

Tujuan dan Tugas:

  1. Mengembangkan penelitian-penelitian di bidang Pengembangan Infrastruktur yang secara fisik erat hubungannya dengan disiplin ilmu Teknik Sipil dan Arsitektur, dan tidak lepas dari aspek hukum, ekonomi, sosial dan lingkungan
  2. Menjadi leader (di Indonesia ?) dalam bidang CoE tersebut dalam membantu pemerintah dan masyarakat menangani masalah masalah pengembangan infrastruktur kota
  3. Menjadi wadah penelitian bagi para dosen dan mahasiswa (khusus nya pada level Pascasarjana)
  4. Melakukan publikasi hasil-hasil penelitian berkaitan dengan Pengembangan Infrastruktur Kota dan informasi penting lain yang terkait
  5. Memberikan wawasan kepada mahasiswa maupun masyarakat luas terkait Pengembangan Infrastruktur Kota.

Berikut beberapa kunjungan proyek yang sudah dilakukan adalah:

DALAM NEGERI:

  1. Jakarta MRT Jakarta Indonesia (4 kali) 2014, 2015, 2016
  2. Jati Gede Dam, Jawa Barat, Indonesia (2 kali) 2013, 2014
  3. Jalan Tol Cipali Cikopo Palimanan (1 kali) bersama FT 2016
  4. Terowongan Cisumdawu 2018
  5. Pembangunan LRT, Velodrome dan persiapan-2 Asian Games baik di Jakarta maupun di Palembang

LUAR NEGERI:

  1. Three Gorges Dam (3 kali)
  2. Hongkong Zhuhai Macao Bridge (3 kali)
  3. Changsha Metro Tunnel
  4. Jinan-Qing Dao Expressway
  5. Jiaozhou Bay Bridge
  6. Qingdao Jiaozhou Bay Tunnel
  7. Bangkok Sky Train
  8. Singapore MRT

Publikasi yang telah dilakukan diantaranya:

  1. Kajian Aspek Geoteknik dan Geologi Teknik Jembatan Selat Sunda (2012) à diserahkan Menteri PUPR dan di presentasikan di Depatemen PU
  2. Kajian Khusus Mitigasi Lumpur Sidoardjo (2015) à diserahkan dan disajikan ke Badan Penanggulangan Lumpur Sidoardjo (BPLS) à dan dipresentasikan di Slovenia (2015)
  3. The Unwanted Effect of Dewatering in Urban Area (2016) à disajikan pada South East Asia Geotechnical Conference di Kuala Lumpur
  4. Mempersiapkan Kota Bandung menghadapi Bencana Alam à Dipresentasikan di International Conference on Mallaca,
  5. Different Method of Deep Excavation in Jakarta (2017) à dipresentasikan pada 2nd International Conference on Urban Geo Engineering
  6. Diskusi Mitigasi Bahaya Tsunami di Kota Padang (2018) à dipresentasikan pada International Conference on Disaster Management (ICDM2018 di Padang)

Bidang Kajian:

Secara Fisik:

Gedung, Fasilitas Transportasi (Jalan, Jembatan, Terowongan, Bandara, Pelabuhan dll), Listrik dan Energi lainnya, Sanitasi, Telekomunikasi, dan pendukungnya (pasokan kendaraan, makanan dll

Secara Non Fisik:

Peraturan-peraturan, hukum, ekonomi, keharmonisan lingkungan, tatanan masyarakat, dan lain lain.

Baik fisik maupun non fisik untuk menunjang kehidupan Perkotaan yang sustainable dan tangguh (menghadapi bencana) serta kondusif untuk berkembang.