Beranda / Berita / Workshop Nasional “Strategi Pengembangan Klaster Nasional , Provinsi, Kabupaten/Kota dan Desa dalam Kerangka Sistem Inovasi Daerah (SIDa)” di Semarang

Workshop Nasional “Strategi Pengembangan Klaster Nasional , Provinsi, Kabupaten/Kota dan Desa dalam Kerangka Sistem Inovasi Daerah (SIDa)” di Semarang

Pada 25-26 Oktober 2015, BALITBANG Provinsi Jawa Tengah Bekerjasama dengan Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi menyelenggarakan Workshop Nasional “Strategi Pengembangan Klaster Nasional , Provinsi, Kabupaten/Kota dan Desa dalam Kerangka Sistem Inovasi Daerah (SIDa)” di Semarang. Workshop ini menghadirkan beberapa pembicara dari berbagai instansi terkait yaitu :

  • Tegoeh Wynarno Haroeno, MM. (Kepala BALITBANG Provinsi Jawa Tengah) sebagai pembicara dengan tema Model dan Strategi Pengembangan Klaster sebagai Implementasi Penguatan SIDa Berbasis Klaster di Jawa Barat.
  • Ir. Yoyon Ahmudiarto, M.Sc.IPM. (Kepala Pusat Pengembangan Teknologi Tepat Guna – LIPI) sebagai pembicara dengan tema Dukungan Teknologi Tepat Guna (TTG) dalam pengembangan klaster inovasi di daerah : Succes Story, Konsep dan Rencana dalam Pengembangan Klaster Gula Kelapa di Banyumas.
  • Andi Reina Sari (Kepala Divisi Pengembangan Ekonomi Daerah, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jawa Tengah) sebagai pembicara dengan tema Kebijakan Perbankan untuk Mendukung Pengembangan Klaster.
  • Catharina Badra Nawangpalupi, Ph.D(Ketua LPPM Universitas Katolik Parahyangan, Bandung) sebagai pembicara dengan tema Peran Serta Perguruan Tinggi dan Keberlanjutan Program Pengembangan Klaster, Pengalaman Pendampingan Sentra-Sentra UMKM di Jawa Barat.

Selain pembicara, workshop ini juga menghadirkan Ir. Yani Sofyan, MT. (Direktorat Kawasan Sains Teknologi dan Penunjang Lainnya, Kementrian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi), Dr. Agus Suryono (Ketua Asosiasi Klaster Indonesia) dan Ir. Holi Bina Wijaya, MUM (Jurusan Perencanaan Wilayah dan Kota, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro (UNDIP) Semarang) sebagai pembahas acara dengan moderator Dr. Ir. Idwan Suhardi.

Acara kegiatan dimulai pada 25 Oktober 2015 dengan Kunjungan Desa Inovasi ke Klaster Borobudur Kabupaten Magelang, yang berkunjung ketiga lokasi yaitu Kerajinan Batik Tulis Tingal Wanurejo, Home Industri Rengginan dan Industri Kerajinan Grabah Klipoh Karanganyar Borobudur. Lalu dilanjutkan dengan laporan penyelenggaraan workshop dan sambutan pengarahan sekaligus pembukaan acara pada malam harinya di Semarang dan dilanjutkan pada 26 Oktober 2015 dengan acara workshop.

Dari acara workshop ini dapat ditarik perumusan dan kesimpulan yaitu Klaster berbasis UMKM bersifat survival yang masih belum berubah, komunitas menjadi basis keberlanjutan innovation driven dimana inovasi bukan hanya terkait pada produk dan reserach, tapi juga jasa, dan juga akan terdapat resiko yang akan ditanggung negara, serta peningkatan produk ditujukan untuk meningkatkan nilai ekonomis produk tersebut. Sedangkan dari sisi dana atau modal kita harus menanamkan pola pikir bahwa modal memang perlu, tetapi bukan segalanya karena secara global finacial tidak berpengaruh terhadap peningkatan iklim kewirausahaan. Sehingga kita harus ingat apabila kita melakukan pinjaman kepada bank sehingga kita memiliki modal, tetapi itu merupakan hutang yang harus dibayar dengan adanya jaminan.

Berikut foto-foto kegiatan selama kegiatan workshop

Workshop Balitbang