Home / Berita / Sosialisasi Prosedur Pengecekan Kemiripan iThenticate

Sosialisasi Prosedur Pengecekan Kemiripan iThenticate

Pada bulan November 2017, UNPAR menerapkan penggunaan software pengecekan kemiripan yang digunakan untuk keperluan pengecekan artikel yang akan didanai maupun untuk keperluan pengurusan jabatan fungsional dosen. Untuk mengelola kebijakan tersebut, maka LPPM UNPAR menerbitkan panduan pengecekan kemiripan dokumen. Dalam pelaksanaannya, terdapat kesalahpahaman atau ketidakjelasan prosedur, terutama karena penggunaan software ini memang masih baru sehingga masih diperlukan proses sosialisasi dan belajar bersama.

Untuk itu LPPM UNPAR mengadakan kegiatan “Sosialisasi Prosedur Pengecekan Kemiripan Dokumen” yang tujuannya selain untuk menginformasikan prosedur yang saat ini berlaku, juga sebagai bentuk evaluasi terhadap pelaksanaan prosedur tersebut yang sudah berlangsung selama setengah tahun. Kegiatan sosialisasi ini diadakan sebanyak 2 sesi, yaitu pada Selasa 20 Maret 2018 dan Rabu 21 Maret 2018. Peserta yang hadir setiap sesinya kurang lebih sekitar 30 orang, sehingga total peserta yang berpartisipasi berjumlah 60 orang. Dalam kegiatan ini hadir beberapa pimpinan fakultas, perwakilan pengelola jurnal, dan para dosen.

Kegiatan sosialisasi diawali dengan penjelasan peraturan yang berlaku selama ini, dimana software pengecekan kemiripan digunakan untuk pengecekan beberapa hal berikut:

  • Makalah ilmiah, yang akan dipresentasikan pada konferensi internasional di luar negeri;
  • Makalah ilmiah, yang dipublikasikan pada jurnal internasional atau jurnal nasional terakreditasi atau jurnal nasional tidak terakreditasi, yang dimintakan insentif/penghargaan ke Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat;
  • Makalah ilmiah, yang akan digunakan pada penilaian angka kredit untuk kenaikan jabatan fungsional dosen.

Selanjutnya lebih banyak dilakukan diskusi-diskusi terutama terkait dengan penggunaan setting yang tepat untuk pengecekan kemiripan dan jenis artikel yang seharusnya dicek software tersebut. Software ini juga ke depannya dapat digunakan oleh para pengelola jurnal untuk melakukan pengecekan terlebih dahulu terhadap artikel-artikel yang akan diterbitkan, sehingga lebih menjamin kualitas artikel yang diterbitkan dan diharapkan dapat meningkatkan mutu jurnal tersebut.

Sebagai tindak lanjut, diskusi dengan pimpinan institusi akan dilakukan oleh LPPM untuk memperbaiki pengelolaan yang sudah ada menjadi lebih baik dan bermanfaat bagi seluruh dosen UNPAR.