Beranda / Berita / Pengabdian Masyarakat : Sarasehan Petani Organik di Wisma Unpar, Bandung

Pengabdian Masyarakat : Sarasehan Petani Organik di Wisma Unpar, Bandung

Pada tanggal 5 dan 6 November 2014 Center for Economic Studies (CES) Fakultas Ekonomi Unpar menyelenggarakan Sarasehan Petani Organik di Wisma Unpar, Bandung. Sarasehan diikuti oleh 22 orang petani mitra yang berasal dari enam kabupaten di Jawa Barat, yaitu: Bandung, Bandung Barat, Sumedang, Indramayu, Pangandaran dan Ciamis; yang tergabung dalam suatu paguyuban. Pendampingan untuk para petani organik yang dilakukan oleh CES bekerjasama dengan Komisi Pengembangan Sosial Ekonomi (PSE) Keuskupan Bandung ini sudah berjalan sejak tahun 2012. Mengapa pertanian organik? Tujuan utama program pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh CES adalah menjembatani kegiatan ekonomi antara desa dan kota, baik di sektor riil maupun keuangan. Salah satu sektor riil di pedesaan yang dapat dikembangkan dan berpotensi meningkatkan kesejahteraan penduduk desa (petani) adalah pertanian organik. Harga produk pertanian organik yang (masih) relatif mahal serta permintaan yang cenderung meningkat (terutama di wilayah perkotaan) akan meningkatkan penghasilan petani. Pertanian organik juga dianggap lebih ramah lingkungan dibandingkan dengan pertanian konvensional, sehingga penerapan pertanian organik akan membantu melestarikan lingkungan. Sebagian besar para pelaku pertanian organik membuat sendiri pupuk dan pestisida yang mereka gunakan, sehingga pertanian organik juga dianggap meningkatkan kemandirian petani. Agenda utama Sarasehan adalah melakukan pemetaan kondisi eksisting masing-masing kelompok tani serta merencanakan kegiatan paguyuban di tahun 2015 dengan pendampingan dari Komisi PSE Keuskupan Bandung bersama-sama CES FE Unpar. (SN9)

Berikut adalah beberapa foto Kegiatan Pengabdian CES FE UNPAR : Sarasehan Petani Organik di Wisma UnparSarasehan Petani2 Sarasehan Petani1