Donor Darah LPPM Unpar Memasuki Tahun Ke-8

Selama lebih dari tujuh tahun, LPPM Unpar rutin menyelenggarakan kegiatan donor darah bekerja sama dengan PMI Kota Bandung. Kali ini merupakan Donor Darah ke-30 LPPM Unpar dengan jumlah pendaftar 194 orang.

Tak ingin ketinggalan dengan perkembangan teknologi, informasi, dan komunikasi yang semakin hari semakin canggih, Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Katolik Parahyangan (Unpar) telah menerapkan sistem pendaftaran donor darah secara online. Sistem ini mulai digunakan sejak akhir tahun 2015. Melalui sistem pendaftaran online, proses administratif pendataan calon peserta donor darah menjadi lebih mudah dan efisien.

“Sebenernya sistem online ini pengennya berkelanjutan, yang sekarang ini untuk mengumpulkan dan menjaring data dulu. Kita bisa bantu print formulir registrasi online peserta. Saat pendonor datang, engga perlu lagi isi identitas. Ke depannya kalo udah punya datanya, calon pendonor hanya masukin nama aja, data seperti alamat, nomor telepon rumah, udah ga perlu diisi lagi”, ujar Hanna, salah satu panitia Donor Darah 30 LPPM.

“Harapannya, peserta hanya cukup masukin nama sama golongan darah untuk ke depannya”, tambah beliau saat ditemui Tim Publikasi Unpar di sela kegiatan Donor Darah yang bertempat di Lobby Gedung Rektorat, Unpar, pada Rabu (3/8).

Memasuki tahun ke-8, LPPM Unpar juga berencana untuk melakukan pendataan jumlah pendonor di Unit PMI Unpar yang berpeluang untuk mendapatkan penghargaan donor darah dari PMI. Adapun penghargaan tersebut terbagi ke dalam beberapa kategori yaitu 10x donor darah, 25x donor darah, hingga 100x donor darah dengan bentuk penghargaan yang beragam.

Selain sebagai aksi sosial dan bentuk kepedulian terhadap sesama, donor darah memberikan banyak manfaat tidak hanya bagi penerima (resipien) tetapi juga bagi penyumbang (donor). Beberapa dari banyak manfaat donor darah tersebut diantaranya mendapatkan pemeriksaan kesehatan secara berkala, memiliki jantung yang sehat, menurunkan risiko kanker, memperbaharui sel-sel darah, membantu sirkulasi darah, hingga meningkatkan kesehatan psikologis.